3 Perawatan Yang Bikin Rem Tromol Lebih Pakem

Dari dulu hingga sekarang, sistem pengereman tipe drum brake atau tromol tetap mumpuni serta nggak kalah pakem sama rem cakram. Pasti saja dengan kondisi dinding tromol serta kampasnya yang tetap prima. Sebab banyak komponennya tertutup, butuh rajin cek kondisi serta kebersihan tahap dalam tromol. Perawatan rem tipe tromol ini terbukti agak merepotkan dibanding cakram sebab anda harus bongkar roda lebih dulu. Oke, berikut poin-poin yang dapat anda perbuat sendiri di rumah untuk memelihara rem tromol kalian.


Membersihkan Rem Tromol
Buat yang tetap awam, lebih baik minta bimbingan orang yang lebih paham tekniknya untuk bersihkan rem tromol. Tapi buat anda yang nekat pingin nyoba sendiri di rumah harus perhatikan langkah berikut ini :
|
Buka as roda serta segala baut yang terhubung pada tutup tromol. Kemudian lepas tutup tromol yang bermanfaat sebagai dudukan kampas tromol dengan hati-hati. Pada motor matic bakal tak sama, anda tinggal lepas baut rodanya atau butuh bongkar lengan ayun terlebih dulu semacam punya Aerox. Hati-hati ya, ngelepas baut roda biasanya agak keras. Makanya anda butuh kunci yang keren biar baut roda nggak slek.

Seusai roda terbuka, bakal kelihatan debu pekat yang menempel. Tinggal sobat bersihkan pakai kuas dengan air sabun. Biasanya, di bengkel-bengkel pada umumnya cuma menyemprot tahap ini dengan angin kompresor.

Biar rem lebih pakem, dapat perbuat trik yang satu ini. Sikat permukaan kampas rem (brake shoe) dengan sikat kawat. Tujuannya supaya permukaannya lebih kasar yang mana ini dipercaya bikin rem lebih pakem.

Kalau telah selesai, pasang lagi semua tahap tromol. Hati-hati saat pemasangan, harus sangatlah presisi serta jangan hingga miring. Lalu kencangkan serta setel tuas rem tromol sesuai dengan feeling saat mengerem.

Bikin Rem Tromol Lebih Pakem
Performa rem tromol sebetulnya dapat sama pakemnya dengan rem cakram. Caranya juga mudah serta terjangkau. Rem tipe ini punya tahap paha rem yang dapat diganti atau substitusi motor lain yang dudukannya tetap sama. Dengan mengganti tahap paha rem dengan yang lebih panjang untuk feel pengereman yang lebih empuk serta ringan. Atau gunakan paha rem yang lebih singkat biar lebih responsif.

Salah satu contoh pesawat sederhana dalam fisika yang dipakai untuk merubah efek atau hasil dari sebuahgaya. Pengungkit yang lebih panjang membikin kerja lebih ringan jadi proses pengereman jadi lebih optimal walau rasio puntir jadi lebih lambat. Serta sebaliknya apabila tuas (paha rem) lebih pendek, ini bakal membikin kampas rem tromol lebih cepat terbuka mesikipun dengan tarikan atau injakan pedal yang sedikit saja.

Sebelum meperbuat substitusi, pastikan ukuran gigi dudukan paha rem yang bakal diganti itu sesuai, ya. Tepatkan lebih dulu dengan membandingkan diameter celah. Kalau dirasa sama, tinggal pasang semacam sedia kala.

Menjaga Kondisi Bearing Roda
Ketahan lamaan kampas rem tromol dapat didukung dengan kondisi bearing yang tetap keren serta nggak oblak. Bearing roda yang oblak bikin permukaan kampas tromol habis nggak merata. Makanya, sempatkan ngecek laher ini dengan cara berkala atau saat lagi bongkar roda belakang. Saat pergantian bearing, jangan lupa mengolesi permukaan sisinya dengan gemuk. Adanya gemuk ini juga mencegah munculnya karat dampak air yang masuk ke sela-sela as roda.

Pastikan bearing roda rutin terlumasi dengan gemuk supaya gerak putarnya lancar. Penggunaan gemuk ini dapat sedikit mengurangi risiko oblak sebab pelor di dalamnya bergerak tetap pada jalurnya tanpa hambatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempuyung Penakluk Asam Urat

Khasiat Wortel Yang Jarang Diketahui Tak sedikit Orang

Cara Meredakan Rematik dengan Ramuan Temulawak