Beberapa Jenis Bahan Untuk Tambal Gigi

Dalam prosedur untuk tambal gigi haruslah dilakukan apabila Anda mendapati kondisi khusus contohnya seperti gigi patah, gigi yang berlubang maupun gigi rusak. Memiliki masalah pada gigi tersebut sering kali menimbulkan sakit serta rasa tidak nyaman jika dibiarkan dengan waktu yang terlalu lama.

Maka dari itu kondisi kesehatan pada mulut pasien merupakan salah satu dari faktor penentu pada jenis material yang hendak dipasang. Dan juga apa saja jenis dari tambal gigi serta bahan yang biasanya digunakan?

Beberapa Jenis Bahan Untuk Tambal Gigi

Pengertian Tambal Gigi

Tambal gigi merupakan sebuah prosedur untuk merapikan gigi dan biasanya dilakukan jika gigi tersebut memiliki kondisi khusus. Ada beberapa material untuk menambal gigi yang sering kali digunakan oleh para dokter gigi yaitu Amalgam.

Amalgam sendiri merupakan campuran dari metal yang paling sering digunakan dalam melakukan tambal pada gigi geraham pada bagian belakang, disebabkan material tersebut keras dan juga tahan lama. Dalam proses menambal gigi pada bagian depan, seorang dokter gigi biasanya merekomendasikan bahan material lain serta memiliki warna yang sama dengan gigi asli.

Untuk biaya tambal gigi juga tergantung dengan kondisi gigi dari seorang pasien, material tambal yang akan digunakan serta prosedur dalam tambahan lainnya yang diberikan dari dokter gigi.


Jenis  tambal gigi dengan berdasarkan bahan yang digunakan

Berdasarkan dari bahan yang akan digunakan, terdapat empat jenis pada tambal gigi yang dapat untuk disesuaikan pada kebutuhan serta kondisi dari gigi yang sedang dialami, yaitu :

1. Amalgam

Amalgam merupakan jenis dari bahan tambalan pada gigi yang dibuat melalui campuran beberapa logam yang berwarna perak. Terdiri oleh 50 persen merkuri, 35 persen perak dan 15 persen timah serta tembaga dan jenis logam lainnya. Amalgam sering kali digunakan dalam memperbaiki gigi geraham pada bagian belakang.

Walaupun penggunaan untuk jenis tambalan tersebut dapat bertahan sampai 10 tahun, akan tetapi para dokter sendiri tidak menganjurkan bagi pasien agar menggunakan tambalan tersebut. Hal tersebut disebabkan karena amalgam adalah salah satu jenis logam yang memiliki kandungan zat merkuri dimana dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Dikatakan oleh Oral Health Foundation bahwa kandungan merkuri pada malgam yang sudah tercampur dengan jenis logam lainnya tidak berbahaya untuk kesehatan dan juga tidak beracun. Sampai saat ini juga belum ada sebuah studi yang dapat menemukan hubungan pada pengaruh dari amalgam serta masalah yang diakibatkan pada kesehatan manusia.

2. Komposit resin

Bahan tambahan dalam penggunaan tambalan komposit terbuat dari campuran kaca halus dan partikel dari plastik. Dalam proses penambalan gigi menggunakan sinar berwarna biru terang yang memiliki fungsi untuk mengeraskan partikel kaca yang dilakukan pada gigi.

Proses tersebut membutuhkan waktu sedikit lama sebab dokter perlu mengirimkan hasil dari cetakan kerangka pada gigi menuju laboratorium agar dapat membuat isi dari cetakan gigi yang rusak maupun berlubang. Kelebihan pada tambal gigi tersebut yaitu memiliki warna tambalan yang menyatu oleh warna gigi asli serta material yang kuat.

Akan tetapi harga tambalan gigi jenis komposit resin ini dapat dikatakan sedikit mahal jika dibandingkan dengan amalgam. Bahan tambal komposit resin juga dapat bertahan hingga 5 tahun.

3. Emas kuning

Di Indonesia sendiri mungkin sudah banyak penerapan tambal gigi dengan berbahan emas. Jenis dari tambal gigi yang satu ini terbuat oleh paduan emas yang dicampur logam. Beberapa orang juga lebih senang dengan warna emas tersebut jika dibandingkan oleh warna perak dari bahan amalgam. Selain daripada itu juga, bahan dari emas tidak menimbulkan korosi untuk gigi.

Tambalan gigi dengan berbahan emas juga dikatakan dapat tahan lama, yaitu dapat bertahan 15 tahun. Kelebihannya juga tambalan emas dapat menahan kekuatan pada saat mengunyah makanan dengan tekstur keras serta tebal.

Akan tetapi untuk harga dari tambalan gigi dengan menggunakan bahan emas biasanya dapat 6 atau 7 kali lipat jika dibandingkan dengan bahan amalgam maupun komposit resin.

4. Logam serta porselen

Logam serta porselen adalah bahan umum yang digunakan untuk memperbaiki kerusakan gigi. Sering kali keduanya digunakan dalam memperbaiki semua bagian pada gigi, contohnya dalam veneer gigi, kawat gigi dan implan gigi.

Pada suatu tindakan medis dalam pemasangan tambal logam sendiri jauh lebih murah jika dibandingkan dengan bahan porselen untuk memperbaiki kerusakan pada gigi. Dan juga kedua bahan tersebut dapat dengan aman untuk digunakan serta dapat bertahan hingga 7 tahun lebih.


Deskripsi : Penambalan pada gigi dapat dilakukan apabila memilik masalah tertentu, contohnya seperti rasa sakit dan nyeri pada bagian gigi yang rusak. Dan juga memiliki beberapa jenis bahan yang digunakan untuk menambal gigi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempuyung Penakluk Asam Urat

Cara Mendapat Paket Internet Xl Gratis

Khasiat Wortel Yang Jarang Diketahui Tak sedikit Orang